ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sejumlah mahasiswa menggeruduk kantor DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menuntut proses PAW kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dilanjutkan, pada Rabu (16/8/2023).
Unjuk rasa tersebut ditengarai Gemasaba Kaltim atau Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa Kalimantan Timur.
“Kenapa tidak kunjung ada PAW untuk PKB, kenapa tidak diterima, sedangkan dua partai lain kemarin sudah di PAW,” kata Taufikuddin selaku koordinator aksi melalui pengeras suara.
“Sedangkan suratnya sudah ada,” katanya lagi.
Belasan mahasiswa tersebut menuntut jajaran DPRD Kukar untuk melanjutkan PAW atas nama Munabihuddin, yang merupakan kader PKB.
Diketahui, pekan lalu (9/8/2023), DPRD Kukar melantik lima orang legislator baru untuk masa jabatan 2019-2024. Rincinya, empat orang dari Partai Golkar dan satu orang Partai Perindo.
Akan hal tersebut Gemasaba Kaltim menuntut DPRD Katim segera melanjutkan proses PAW, khususnya Fraksi PKB.
Tak lama kemudian, Wakil Ketua III DPRD Kukar Siswo Cahyono didampingi Ketua Fraksi PKB Hamdiah dan Sekretaris Fraksi PKB Sarpin menerima kedatangan massa aksi.
Siswo mengatakan pihaknya terbuka atas aksi demo, hanya saja ada syaratnya. Pendemo harus benar-benar warga yang berdomisili di Kukar.
“Kalau yang demo orang Samarinda bukan KTP Kukar berarti salah kamar demo di sini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Siswo menjelaskan terkait PAW bahwa legislator atas nama Suyono sudah mengundurkan diri, surat PAW juga sudah diterbitkan.
Akan tetapi, Siswo menyebut proses PAW terkendala masalah internal di PKB.
“Bukan tidak diproses, Ketua DPRD dan Sekwan sudah proses, tapi di PKB Kukar terjadi dualisme kepengurusan,” pungkasnya.
Setali tiga uang, usai mendengar penjelasan, Taufikuddin menegaskan jangan sampai ada kongkalikong dalam proses PAW.
Bila tuntutan tidak dipenuhi, mahasiswa mengancam akan kembali dan menuntut Ketua DPRD Kukar untuk mundur dari jabatannya.
“Kami akan kembali melakukan demo dengan membawa massa yang lebih banyak,” ungkap Taufikuddin mengakhiri aksi demo tersebut.
(HI)
