Gelar Samarinda Festival, Wali Kota Andi Harun: Keberagaman Kekuatan Perubahan

Samarinda Festival 2022
Caption: Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama peraga busana Batik Samarinda yang baru (Ist) (Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Hari Ulang Tahun (HUT) Pemkot ke-354 dan Kota Samarinda ke-62 sampai pada puncaknya, yakni Samarinda Festival di Lapangan Gor Segiri, Jumat (25/3/22).

Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyatakan Samarinda Festival sebagai ajang unjuk keberagaman yang ada, sekaligus merupakan kekuatan bagi Pemkot dan masyarakat menuju perubahan. Seperti tema yang diusung yakni Samarinda Berani Berubah.

Andi Harun menjelaskan, terdapat makna mendalam sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kota Samarinda.

“Socrates pernah berkata, rahasia perubahan adalah memusatkan semua energi Anda, bukan untuk melawan yang lama, tetapi untuk membangun yang baru”, ucap Andi Harun mengutip filsuf Yunani.

“Untuk berubah dibutuhkan keberanian yang besar. Berani bekerja keras, berani bertanggung jawab, dan berani berbuat yang lebih baik. Berubah adalah kunci meraih kesuksesan,” sambunya lagi.

AH sapaan karibnya menjelaskan, kegiatan ini juga bertujuan memberi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif mulai dari UMKM hingga Start-up guna menampikkan karya maupun produknya.

“Ini juga guna meningkatkan sense of belonging, atau rasa memiliki tethadap kota Samarinda,” terangnya kepada awak media.

Samarinda, lanjutnya, terdapat potensi yang luar biasa, baik dari segi Sumber Daya Manusia maupun alamnya, termasuk juga keberagaman budaya hingga etnis yang patut dijaga sebaik-baiknya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan kekuatan bagi tidak hanya Pemkot tetapi juga masyakarat untuk berani berubah mewujudkan kota Samarinda sebagai pusat perdaban.

“Ini tanggung jawab kita semua, bukan hanya oleh Pemerintah maupun panitia penyelenggara, melainkan oleh para seniman, budayawan, pemerhati, pelaku wisata dan masyarakat Kota Samarinda,” jelasnya.

Orang nomor satu di Samarinda itu berharap Samarinda Festival menjagi kegiatan kebanggaan warga Tepian, serta menjadi agenda rutin setiap tahun.

Selain membuka Samfest, AH juga meresmikan desain batik terbaru yang akan menjadi identitas baru kota Samarinda.

Dikethaui, Batik Samarinda yang baru terbagi menjadi 4 jenis motif bertemakan Sungai Mahakam. Kehidupan yang terkandung di sekitar wilayah sungai diceritakan ulang melalui garis, bentuk, dan simbol, yang merupakan stilasi dari bentuk-bentuk aslinya seperti Pohon Pakis, Ikan Pesut, dan aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan dan peradaban masyarakat.

“ini merupakan penghormatan kepada Sungai Mahakam, dan kehidupan didalamnya,” terang AH.

“Batik Samarinda adalah karya yang berharga, sama dengan lukisan Indah yang kita gantungkan di Ruang Utama untuk dikagumi dan dibanggakan,” tegasnya sekali lagi. (Sam/Adv)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+