ADAKAH.ID, SAMARINDA – Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, ke Pasar Merdeka, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), pada Kamis (21/9/2023) kemarin.
Peninjauan Presiden Jokowi ke pasar tersebut, merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungannya ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ahmad Yani selaku keamanan di Pasar Merdeka mengatakan, jauh hari sebelum itu, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) telah berada di seputaran wilayah pasar, untuk memastikan daerah tersebut steril dari berbagai macam gangguan atau kendala.
“Paspampres sudah beberapa hari ada di sini,” kata Ahmad Yani saat ditemui Jurnalis Adakah.id, pada Jumat (22/9/2023).
Dua karung sajam berupa pisau, satu jam sebelum datangnya Presiden Jokowi harus diamankan sementara. Ahmad Yani menuturkan, itu perintah dari Paspampres.
“Saya mengamankan pisau dua karung, disuruh kumpulkan semua, itu sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur),” katanya lagi.
Lelaki yang kini berusia setengah abad lebih tujuh tahun itu mengaku, semua sajam yang dikumpulkan sebanyak dua karung itu adalah milik para pedagang ayam, ikan dan sayur.
“Ngamankan pisau blok sebelah sini, Blok E, Blok D, sama Blok B, tiga blok,” ucap lelaki yang mengenakan peci merah cerah itu.
Setelah Presiden Jokowi selesai meninjau Pasar Merdeka, lusinan sajam tersebut kemudian dikembalikan ke masing-masing pemiliknya. Namun, Ahmad Yani ada pisau yang tak sampai ke tangan pemiliknya. Lantaran tugas dari Paspampres, ia rela menanggungnya.
“Ada yang salah ambil, minta ganti. Diganti aja, tidak apa-apa. Ketukar aja itu,” jelasnya.
Ahmad Yani yang mengenakan kaos kerah merah tak menampik, saat ditanya jika dirinya juga diberi kepercayaan untuk turut mengamankan situasi Pasar Merdeka atas kedatangan Presiden RI Joko Widodo.
“Insya Allah, Insya Allah, Insya Allah. Insya mengamankan,” tandasnya. (HAE)
