DPRD Kaltim Soroti Perlunya Sistem Navigasi Modern untuk Jembatan Mahakam

DPRD Kaltim Soroti Perlunya Sistem Navigasi Modern untuk Jembatan Mahakam. (ist)
Caption: DPRD Kaltim Soroti Perlunya Sistem Navigasi Modern untuk Jembatan Mahakam. (ist)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Insiden tabrakan kapal tongkang bermuatan kayu terhadap Jembatan Mahakam pada beberapa waktu lalu, kembali menjadi perhatian publik. Masyarakat dan pengguna jalan menyoroti keselamatan infrastruktur strategis tersebut.

Rekaman CCTV menunjukkan jembatan bergoyang saat kejadian, meski telah dilengkapi fender pelindung. Pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) menyatakan jembatan masih layak digunakan, namun tabrakan tetap menimbulkan dampak signifikan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan lalu lintas sungai. “Sudah terlalu sering Jembatan Mahakam ditabrak kapal, tapi langkah konkret dari instansi berwenang masih minim,” ujar Reza, Jumat (23/5/2025).

Politisi Gerindra ini menekankan bahwa DPRD tidak memiliki kewenangan memberhentikan Kepala KSOP, yang menjadi domain pemerintah pusat. Meski demikian, Reza mendorong perbaikan sistem pengawasan sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang.

Salah satu solusi yang diusulkan adalah pemasangan sistem navigasi modern, termasuk sensor otomatis dan pemantauan CCTV, untuk memantau arus kapal secara real time. Langkah ini diyakini mampu meminimalkan risiko tabrakan dan meningkatkan keamanan jembatan yang telah mengalami 22 insiden serupa.

Selain itu, Reza juga menyoroti perlunya koordinasi antarlembaga, mulai dari Perusda, PELINDO, hingga KSOP, guna menciptakan sistem pengaturan lalu lintas sungai yang terpadu dan efektif. Ia menilai kolaborasi ini menjadi kunci untuk memastikan jembatan tetap aman bagi masyarakat dan transportasi logistik.

“Modernisasi pengawasan dan sinergi lembaga adalah langkah terbaik. Jangan sampai Jembatan Mahakam hanya menjadi saksi sejarah kecelakaan berulang tanpa ada solusi jangka panjang,” tegasnya.

Dengan langkah preventif dan teknologi, DPRD Kaltim berharap Jembatan Mahakam bisa tetap menjadi jalur vital yang aman dan andal bagi warga Benua Etam.

(adv/dprdkaltim/o)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+