ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim mengakui kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa peruntungan. Salah satunya peluang investasi menjadi terbuka lebar.
Diketahui, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI bersama DPMPTSP Kaltim menyambangi Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 13 Juni 2023 silam. Kegiatan tersebut merupakan peninjauan ke lokasi proyek IKN.
Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto mengungkapkan, pihaknya bersama Kementerian Investasi/BKPM RI mengunjungi IKN Nusantara di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) untuk memfasilitasi penyelesaian masalah perusahaan yang ada di Kaltim.
Pada kesempatan itu, Kementerian Investasi diwakili oleh Koordinator Kelompok Ahli, Farah Ratnadewi dan Direktur Wilayah II BKPM, Rita.
“Kunjungan dilakukan sebagai salah satu tahapan memfasilitasi penyelesaian masalah oleh perusahaan yang ada di Kaltim,” ujar Puguh.
Puguh tak dapat memungkiri bahwa dengan ditetapkannya lokasi IKN teranyar di Kaltim, maka tawaran investasi makin banyak berdatangan dan Kaltim ikut rasakan dampaknya.
Selain dilakukan pembangunan infrastruktur besar-besaran, dia juga menilai ketika jutaan PNS bermigrasi ke IKN, maka peluang investasi juga bakal semakin terbuka lebar. Entah itu di kawasan inti atau daerah penyangga sekitar.
“Kaltim ini sangat kaya potensi. Mulai dari investasi strategis di bidang pariwisata dan pertanian. Begitu pula investasi unggulan di bidang sumber daya alam. Ada gas, batu bara, CPO, dan minyak bumi,” jelasnya.
Oleh sebab itu, pihaknya berkomitmen untuk selalu mendukung pembangunan IKN Nusantara. Apalagi, dari Kementerian Investasi/BKPM RI sudah datang ke sana. Dukungan terhadap IKN juga sekaligus untuk memicu pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kaltim yang lebih maksimal.
“DPMPTSP Kaltim sangat mendukung keberadaan IKN. Begitu pula dukungan semua pihak juga diperlukan. Dari pemerintah pusat, organisasi perangkat daerah (OPD) di provinsi, dan kabupaten/kota. Dalam pengembangan investasi di kawasan masing-masing,” tandasnya.
(adv/dpmptspkaltim/yas)
