ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pembangunan pabrik pengolahan rumput laut di Kecamatan Muara Badak telah rampung. Saat ini pabrik memasuki tahap uji coba sebelum diserahkan kepada pemerintah daerah dan dioperasikan secara penuh.
Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fatullah, menyebut pembangunan fisik dan instalasi mesin telah selesai sejak akhir 2024. “Saat ini kami tengah melakukan tahap conditioning atau uji coba operasional,” kata Sayid, Jumat (21/3/2025). Uji coba ini menjadi bagian dari proses serah terima yang dilakukan oleh pemenang tender.
Pabrik ini diproyeksikan menjadi pengubah arah industri maritim Kukar, dengan kapasitas produksi mencapai 20 ton per hari. Petani kini bisa menjual hasil panen langsung ke pabrik, tanpa tergantung pada tengkulak. “Kami ingin pabrik ini jadi katalis pertumbuhan ekonomi di sektor maritim,” ujarnya.
Tak hanya menguntungkan petani tradisional, pabrik ini juga membuka peluang bagi UMKM dan petani milenial. Rumput laut bubuk memiliki nilai tambah tinggi dan bisa diolah menjadi produk pangan, kosmetik, dan farmasi.
Namun, Sayid mengingatkan soal pentingnya pasokan bahan baku yang stabil agar operasional berjalan maksimal. “Kalau produksi rumput laut tidak stabil, industri ini bisa kesulitan,” tegasnya. Ia juga menekankan perlunya pengelolaan profesional dan transparan agar pabrik memberi dampak berkelanjutan bagi ekonomi Kukar.
(adv/diskominfokukar/o)
