ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Bappeda resmi meuncurkan aplikasi Sistem Analisis Data Perencanaan Pembangunan, disingkat SADAP.
Peluncuran dilakukan serangkai dengan kegiatan Forum Satu Data Kaltim tahun 2022 yang digelar disalah satu Hotel Balikpapan, pada hari Senin (11/11/2022).
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappeda Yusliando menjelaskan Forum Satu Data Kaltim bertujuan menyepakati data-data tahun 2023.
“Nantinya hasil kesepakatan ini akan ditandatangani bersama oleh wali data dan produsen data dari provinsi maupun kabupaten dan kota se Kaltim,” kata Yusliando.
Dalam rangkaian Forum Satu Data, dia menjelaskan, telah dilakukan evaluasi dan identifikasi ketersediaan data tahun 2022.
Juga, dilakukan pembinaan data statistik dan stakeholder, serta pembinaan data geospasial tahun 2022, termasuk identifikasi data-data tahun 2023.
“Kami sangat mengharapkan masukan dalam rangka penyusunan data tahun 2023, sekaligus bersinergi dengan kebijakan pemerintah pusat,” harapnya.
Yusliando menambahkan aplikasi SADAP guna optimalisasi pemanfaatan hasil analisis data yang memiliki fitur dan kemampuan untuk mengintegrasikan data antar perangkat daerah, serta program pemerintah dan non pemerintah.
Sementara itu, hadir sebagai narasumber Forum Satu Data tahun 2022, Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Badan Perencanaan Nasional/Koordinator Satu Data Indonesia (SDI), Oktorialdi menyampaikan betapa pentingnya data bagi pemerintah dalam percepatan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Karena itu, mulai saat ini, bangunlah sinergi, kolaborasi dan koordinasi untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antara instansi pusat maupun daerah,” ungkapnya.
(Adv/Kominfo Kaltim/*/Sam)
