Alda, dari Rumah Jahit jadi Pemuda Pelopor Kaltim

Ada Al Ali Murrabbaniah saat dinobatkan menjadi Pemuda Pelopor Kaltim 2024 bidang Pendidikan. (Foto/HI)
Caption: Ada Al Ali Murrabbaniah saat dinobatkan menjadi Pemuda Pelopor Kaltim 2024 bidang Pendidikan. (Foto/HI)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, pendidikan non-formal menjadi alternatif bagi pemuda yang ingin mengembangkan keterampilan praktis. Salah satunya adalah melalui Rumah Jahit Alda yang didirikan oleh Ada Al Ali Murrabbaniah atau Alda, seorang Pemuda Pelopor Kaltim 2024 yang berkomitmen memberdayakan pemuda-pemudi Kaltim, khususnya di Loa Ipuh, Kutai Kartanegara.

Rumah Jahit Alda menjadi tempat belajar menjahit bagi pemuda yang tidak menempuh pendidikan formal di bidang ini. Berdiri sejak 2022, usaha ini telah melatih lebih dari 50 peserta dengan berbagai keahlian jahit yang langsung aplikatif. Dari kebaya, gaun pengantin, hingga seragam, para pemuda di Rumah Jahit Alda dibimbing untuk menguasai teknik dasar hingga lanjutan. Tujuannya tidak hanya sekadar keterampilan, tapi juga kemandirian ekonomi.

Alda, lulusan SMK Negeri 2 Tenggarong jurusan tekstil, memulai Rumah Jahit Alda dengan pengalaman dua tahun sebagai penjahit di Mafara. Dengan modal pengalaman itu, ia merancang kurikulum pelatihan yang mendorong peserta untuk berani memulai usaha sendiri setelah selesai kursus.

“Bagi pemuda di Kukar, ini menjadi kesempatan yang tidak hanya memberikan ilmu baru, tetapi juga potensi penghasilan,” kata Alda saat diwawancara, pada Selasa (2/11/2024).

Selain memberikan keterampilan menjahit, Alda juga memberi panduan dalam membuka usaha jahit bagi peserta. Hal ini terbukti berhasil, karena beberapa alumni Rumah Jahit Alda kini sudah memiliki usaha sendiri, memberikan peluang kerja bagi komunitas mereka. Melalui Instagram @rumahjahitalda, Alda juga mempromosikan hasil karya peserta, memperluas peluang mereka untuk meraih pelanggan.

Lewat Rumah Jahit Alda, Alda menunjukkan bahwa pendidikan non-formal dapat menjadi jalan efektif untuk meraih kemandirian ekonomi bagi generasi muda.

“Saya ingin pemuda di Kukar bisa mandiri secara ekonomi dengan keterampilan yang mereka miliki. Rumah Jahit Alda hadir untuk membantu mereka menemukan alternatif di luar pendidikan formal,” ungkap Alda. (ADV/HI)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+