FPIK Unmul Dorong Pembinaan UMKM

Caption: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman melakuan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada hari Selasa (23/8/2022).(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman (Unmul) melakuan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada hari Selasa (23/8/2022) kemarin.

Memorandum of Understanding (MoU) itu dilakukan dengan Pusat Layanan Usaha (PLUT) Disperindagkop Pemprov Kaltim, Lembaga penyiaran Publik RRI Samarinda dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Koordinator Prodi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Irman Irawan Ph.D menjelaskan, penandatangan PKS ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan yang sudah dijalankan, sehingga PKS ini langsung teraplikasi.

Prodi THP telah menjadi bagian dari Narasumber pada program Belajar di RRI, dengan Disperindagkop Provinsi Kaltim Dosen FIPK Unmul menjadi narasumber pada berbagai kegiatan pengolahan produk UMKM, dan dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE)

“Unsur yang dilibatkan merupakan binaan dosen FPIK yang digagas mulai dari pembentukan kelompok hingga menghasilkan produk olahan seperti stik tulang ikan, empek-empek dan produk olahan lainnya,” kata Irman Kamis (25/8).

Sementara itu, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Dr. Ir. Komsanah Surati M,Si, dalam sambutannya menyampaikan, PKS sebagai wadah untuk mengaplikasikan hasil-hasil penelitian Dosen dan Mahasiswa dalam bentuk produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Sebagai Informasi, FPIK Unmul memiliki 5 program studi diantaranya Prodi Akuakultur, Prodi Pengelolaan Sumberdaya Perairan (PSP), Prodi Sosial Ekonomi Perikanan (Sosek), Prodi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Prodi Ilmu Kelautan (IKL) dan satu Pascasrjana yaitu Prodi S2-Ilmu Perikanan.

Semua program studi di FPIK lanjut di Komsanah Surati memiliki sumberdaya manusia yang siap untuk terjun ke masyarakat, sebagai contoh hari ini dilakukan penandatangan PKS dengan RRI Samarinda, PLUT Kaltim dan KUBE 23 amanah.

“PKS ini memiliki nilai manfaat yang sangat baik ya, sebab tidak lagi pada tatanan merencanakan program atau kegiatan akan tetapi kegiatannya telah berjalan baik dalam bentuk pembinaan maupun publikasi ilmiah, sehingga kedepannya perlu terus untuk ditingkatkan sebagai wujud penerapan Tridharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kube 32 Amanah Dr. Rosdiana, M.Kes menyapaikan rasa terima kasih kepada FPIK Unmul yang telah membina usaha kelompok masyarakat.

Ia menjelaskan, usaha KUBE dirintis ibu-ibu rumah tangga di kompleks perumahan Bengkuring bersama dengan akademisi Teknologi Hasil Perikanan (THP) FPIK Unmul, Indarti Kusumaningrum mulai merencanakan hingga menghasilkan produk.

“Ide membuat usaha ini muncul akibat Covid-19 pada saat itu kegiatan di rumah saja, maka perlu kegiatan yang bisa menghasilkan, alhasil kami banyak dibantu dosen-dosen dari FPIK Unmul berbagai materi pelatihan,” jelasnya.

Lebih lanjut kata dia, materi pelatihan mulai dari cara budidaya ikan lele di ember dari dosen Akuakultur, lalu pengolahan produk dari dosen THP dan manajeman pemasaran dari dosen Sosek.

“Hingga kini kami telah menghasilkan produk unggulan yaitu stik jalee yang bahan bakunya berasal dari labu, daging ikan dan tepung tulang ikan,” ungkap Rosdiana lagi.

Ia juga mengharapkan, kedepan akan lebih banyak lagi kegiatan yang di laksanakan FPIK Unmul di KUBE 32 seperti PKL mahasiswa dan Penelitian Mahasiswa dan Dosen. (*/Joy)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+