ADAKAH.ID, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda meraih poin penuh setelah berhasil mengalahkan Dewa United skor telak 3-0 di Stadion Segiri hari Selasa (23/8/2022) kemarin.
Gol pertama dicetak Matheus Pato di menit ke 29 lewat sundulan kepala umpan dari Terens Puhiri. Berselang waktu 6 menit, gol Terens menambah keunggulan Pesut Etam – julukan Borneo FC menjadi 2-0 hingga turun minum half time.
Di babak kedua, Borneo FC kembali menambah keunggulan lewat Pato di menit ke 71.
Kendati begitu, klub Dewa United asal kota Tanggerang Provinsi Banten tersebut juga memiliki peluang membalas ketertinggalan, namun masih bisa diamankan penjaga gawang Dwi Kuswanto.

Sengitnya pertandingan di lapangan, membuat para pemain Borneo FC melakukan tackle yang dianggap pelanggaran dari pengadil di lapangan. Dua pemain Pesut Etam, yakni Kei Hirose mendapat akumulasi kartu kuning dimana sebelumnya saat menjamu Persebaya Surabaya pemain asal Jepang mendapat kartu yang sama. Sementara Javlon dalam pertandingan mendapat kartu kuning kedua. Walhasil keduanya tidak akan memperkuat Pesut Etam di dua pertandingan kompetisi BRI liga 1 Indonesia tahun 2022/2023.
Laga kandang pertandingan ke-tujuh Pesut Etam menjamu Persis solo pada tanggal (28/8). Sedangkan pertandingan ke-delapan pasukan orange bakal bertandang menghadapi Persikabo 1973 pada tanggal (3/9).
Menanggapi hal tersebut, Pelatih Borneo FC Milomir Seslija mengatakan bakal melakukan rotasi.
“Kami akan melakukan rotasi karena ada pemain kami yang mendapat kartu dan cidera. Rotasi ini akan melihat pemain yang bermain dengan baik,” kata Milo sapaannya.
Terkhusus kepada Javlon yang mendapat kartu merah, Milo mengatakan anak asuhnya itu melakukan kesalahan dan keputusan wasit disebutnya sudah bertindak adil.
“Dia melakukan tackle dan saya rasa itu pantas. Javlon tak seharusnya bereaksi tentang ini. Saya telah berbicara dengan Javlon tentang ini,” terangnya.
Merotasi pemain bukan hanya pada pertandingan lanjutan saja kata Milo, namun saat menghadapi Dewa United, coach asal Bosnia itu merotasi sejumlah pemain.
“Tapi memang ada beberapa pemain yang tidak bisa diganti dulu karena kami menghadapi tim yang secara taktik dan fisik sangatlah terorganisir (Dewa United, Red). Kami mencetak tiga gol secara terbuka karena mereka tim yang bagus, tapi kami bisa tampil lebih baik,” ucapnya.
Posisi klasemen sementara, Borneo FC berada dipuncak dengan raihan poin 15 di enam pertandingannya. Meyusul Madura United dengan poin 13 dan PSM Makasar diurutan ketiga yang masih lima kali bermain dengan poin 13. (Joy)
