Astra Motor Kaltim 2 Resmikan SMKN 19 Samarinda Sebagai Tempat Uji Kompetensi Teknik dan Bisnis Sepeda Motor

SMKN 19 sebagai Tempat Uji Kompetensi Teknik dan Bisnis Sepeda Motor1
Caption: SMK Negeri 19 Samarinda diresmikan sebagai salah satu Tempat Uji Kompetensi (TUK) untuk SMK jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDAMain Dealer Instagram terus menunjukkan keseriusaannya berkontribusi dalam bidang pendidikan di Kalimantan Timur khususnya wilayah Samarinda, Kukar, Bontang, Kutim, Kubar dan Malinau terutama dalam bidang pendidikan teknik dan bisnis sepeda motor Honda.

SMK Negeri 19 Samarinda diresmikan sebagai salah satu Tempat Uji Kompetensi (TUK) untuk SMK jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. Astra Motor Kaltim 2 yang bekerjasama dengan PT Astra Honda Motor (AHM) sekaligus melakukan penyerahan unit sepeda motor Honda untuk menunjang kegiatan praktek siswa-siswi SMK Negeri 19 Samarinda pada hari Selasa (21/12/2021).

Foto Astra Motor Kaltim 2 for ADAKAH.ID

“TUK-KTBSM Honda menjadi tahap lanjut dari implementasi KTBSM Honda yang dikembangkan oleh AHM dan di bina langsung Astra Motor Kaltim 2 guna menghasilkan standarisasi kompetensi para siswa SMK agar siap menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha di bidang otomotif,” ungkap Darma Wijaya Selaku Region Head Main Dealer Astra Motor Kaltim 2.

Peresmian TUK dan Penyerahan unit di hadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim yang diwakilkan oleh Bapak Taufikurahman M.si, Kepala Sekolah SMKN 19 Samarinda Bpk Drs. H. Suharto, Camat Kecamatan Palaran yang di wakilkan oleh Bapak Rudi Aris S.pd, Lurah Kelurahan Rawa Makmur Bapak M. Yulian S.Pi , dan Kordinator Pengawas SMK Kalimantan Timur Bapak Abdul Karim serta perwakilan seluruh SMK Binaan Astra Motor Kaltim 2.

Foto Astra Motor Kaltim 2 for ADAKAH.ID

“SMK Negeri 19 Samarinda adalah SMK TUK pertama yang diresmikan oleh Astra Motor Kaltim 2 dimana sudah mendapat sertifikat standarisasi dari PT. AHM. Dan diharapkan akan banyak lagi SMK Binaan Astra Motor Kaltim 2 yang menyusul untuk mendapatkan sertifikat standarisasi TUK,” tutup Darma Wijaya. (red/*)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+