ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mencatat sejumlah capaian strategis sepanjang tahun anggaran 2024. Hal itu tertuang dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang dibacakan Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, dalam Rapat Paripurna ke-4 DPRD Kukar beberapa waktu lalu.
“LKPJ ini bukan sekadar laporan administratif, tapi bentuk pertanggungjawaban moral dan politik kepada masyarakat,” kata Sunggono di hadapan para legislator, Forkopimda, dan jajaran perangkat daerah, Selasa (6/5/2025) saat dikonfirmasi.
Rapat ini mengungkap realisasi pendapatan daerah tahun 2024 mencapai Rp12,7 triliun atau 88,75 persen dari target Rp14,3 triliun. Sementara realisasi belanja mencapai Rp12,8 triliun atau 88,14 persen dari total belanja Rp14,5 triliun.
“Hampir semua target kinerja tercapai. Beberapa kendala yang muncul sedang kami benahi agar tidak berulang,” ujar Sunggono.
Pemkab Kukar juga menegaskan bahwa 2024 menjadi tahun konsolidasi pembangunan. Sejumlah program prioritas daerah yang selaras dengan RPJMD menunjukkan tren positif. Bahkan, Kukar meraih penghargaan dari pemerintah pusat maupun lembaga independen sebagai bukti keberhasilan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
“Ini adalah hasil kerja keras semua pihak, dari ASN hingga perangkat desa. Bukan semata keberhasilan pemerintah, tapi hasil kolaborasi seluruh elemen,” lanjutnya.
Ia menyebut laporan ini bukan akhir, melainkan titik evaluasi. “Kami terbuka terhadap kritik dan masukan demi perbaikan berkelanjutan,” pungkas Sunggono.
(adv/diskominfokukar/o)
