Hari Sumpah Pemuda: Dispora Kaltim Dorong Pemuda Berperan pada Pembangunan IKN

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Sri Wartini usai gelaran upacara Hari Sumpah Pemuda 2024. (Foto/HI)
Caption: Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Sri Wartini usai gelaran upacara Hari Sumpah Pemuda 2024. (Foto/HI)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pemuda dari berbagai kalangan dan lembaga menghadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda yang digelar di halaman parkir Gelora Kadrie Oening, Samarinda, pada Senin, (28/10/2024). Perayaan tersebut menyoroti misi Sumpah Pemuda sebagai penggerak kaum muda dalam mengisi pembangunan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang berpusat di provinsi Kaltim.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Sri Wartini, mengungkapkan pentingnya momen Sumpah Pemuda tahun ini sebagai penutup rangkaian kegiatan kepemudaan yang dimulai sejak 26 Oktober. Kegiatan ini mencakup berbagai lomba seperti parade baris-berbaris, ajang pencarian bakat pemuda (youth talent), hingga rapat kerja organisasi kepemudaan (OKP) yang digelar untuk meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan Kaltim.

“Sumpah Pemuda bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi momentum bagi para pemuda untuk menunjukkan semangat dan kontribusi nyata dalam pembangunan. Dengan adanya IKN, pemuda harus mengisinya dengan kegiatan positif, menjadi penggerak pembangunan di Kaltim,” ujar Sri Wartini kepada Adakah.id usai gelaran upacara HPS.

Dia juga menekankan bahwa peran pemuda dalam pembangunan IKN harus mencakup aspek kewirausahaan dan inovasi sosial, yang telah Dispora fasilitasi melalui program-program pemberdayaan dan pengembangan keterampilan. 

“Kami juga telah mengadakan youth talent dan pelatihan kewirausahaan untuk mempersiapkan pemuda Kaltim menjadi aktor pembangunan yang siap bersaing dan berkontribusi untuk daerah ini,” tambahnya.

Selain itu, Rapat Kerja (Raker) Kepemudaan yang diadakan Dispora juga bertujuan membekali para pemuda dengan perspektif konstruktif dalam berperan aktif di masyarakat.

“Pemuda bukan hanya berperan sebagai kritikus, tetapi juga sebagai pengisi pembangunan, memastikan bahwa pembangunan di Kaltim, khususnya di IKN, berlangsung inklusif dan berkelanjutan,” tegas Sri. 

(ADV/HI)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+