Raperda RPJPD Kota Samarinda 2025-2045 Resmi Disahkan

Caption: Pendatanganan Raperda RPJPD - Ist(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Walikota Samarinda, Andi Harun telah menandatangani Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Samarinda untuk periode 2025-2045.

Kegiatan tersebut digelar bersama DPRD Kota Samarinda, dalam Rapat Paripurna DPRD  Kota Samarinda dalam masa persidangan II tahun 2024, di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Kota Samarinda Jalan Basuki Rahmat Samarinda, Rabu 3 Juli 2024.

Pada penyampaiannya di Rapat Paripurna , RPJPD Kota Samarinda ini disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan rencana tata ruang wilayah bertema menuju Indonesia Emas 2045.

“Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur,  Samarinda memiliki potensi besar sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi regional,” ungkap Wali Kota Andi Harun.

Selain itu, Wali Kota Andi Harun juga menekankan pentingnya transformasi sektor energi dari pertambangan, minyak, dan gas menuju energi terbarukan, rendah karbon, dan berkelanjutan sebagai langkah strategis untuk menjaga kestabilan perekonomian.

“RPJPD  Kota Samarinda Samarinda 2025-2045 merupakan hasil penjabaran dari visi dan misi pembangunan jangka panjang  Kota Samarinda Samarinda, yang didasarkan pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) serta rencana tata ruang wilayah,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa dokumen ini juga menjadi alat untuk membangun komitmen bersama dari seluruh stakeholder di Kota Samarinda, termasuk masyarakat, untuk mewujudkan cita-cita pembangunan jangka panjang yang sesuai dengan visi Provinsi Kalimantan Timur sebagai “Superhub Ekonomi Nusantara”.

“Visi RPJPD Kota Samarinda yang diusung adalah “Samarinda Pusat Peradaban Berbasis Perdagangan dan Jasa yang Maju dan Berkelanjutan”.

Visi ini tidak hanya menegaskan komitmen untuk menjadikan Samarinda sebagai pusat unggulan dalam 20 tahun ke depan, tetapi juga untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, dan tata kelola yang berkualitas sebagai pendukung utama bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+