Anggota KPPS Samarinda Pertanyakan Uang Transport dan Bimtek

KPPS Samarinda pertanyakan uang transportasi dan Bimtek. (Ilustrasi)
Caption: KPPS Samarinda pertanyakan uang transportasi dan Bimtek. (Ilustrasi)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Soal uang transportasi, dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) wilayah Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) dianggap tidak memiliki kejelasan.

Pasalnya para anggota KPPS yang telah mengikuti kedua agenda tersebut, didaerah lainnya ada yang mendapatkan uang transportasi, dan uang Bimtek dengan total Rp. 200 ribu hingga Rp. 250 ribu. Dengan rincian, Rp. 50 ribu untuk uang transportasi, dan uang Bimtek Rp. 150 ribu hingga Rp. 200 ribu.

Hal tersebut, diterangkan oleh Eko yang merupakan salah satu anggota KPPS di Sempaja Timur, saat dihubungi melalui saluran WhatsApp, pada Selasa (30/1/2024).

“Nah setiap daerah ini kayanya beda-beda, kita dari Sempaja Timur ini tidak ada pemberitahuan soal itu. Malah diawal itu nggak ada sama sekali malah, jadi kita bingung. Simpang siur,” kata Eko.

Eko meneruskan bahwa, KPPS di wilayahnya hanya mendapat Rp. 50 ribu, dan uang tersebut di dapatkan saat Bimtek, namun saat pelantikan tidak ada nominal yang didapat sama sekali.

“Kita coba inisiatif, mencoba tanyakan kembali ke panitia di kelurahan. Kata mereka, nanti itu ada surat dari KPU, ada tambahan Rp. 150 ribu, tapi itu suratnya belum keluar,” ucap Eko.

Dirinya dan anggota KPPS yang lain masih menunggu kepastian, lalu coba menyakan hak anggota kepada yang bersangkutan.

“Dari acara pelantikan, dan Bimtek itu juga tidak layak. Mulai makanan, dan kesiapan panitia itu seperti ala kadarnya,” ungkapnya.

Dijelaskan Eko, agenda pelantikan anggota KPPS Sempaja Timur digelar di Gedung Bulu Tangkis Bengkuring, sementara untuk Bimteknya berlangsung di Hotel Radja, pada Jumat (26/1/2024).

“Saat ini, kita masih menunggu kabar surat yang keluar dari KPU,” tandasnya.

(HAE)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+