ADAKAH.ID, SAMARINDA – Bank Kaltimtara memberikan keterangan terkait rencana pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda ke Bank umum nasional.
Rencana pemindahan RKUD ke Bank lain secara resmi disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun melalui konferensi pers di Anjungan Karang Mumus, Balai Kota Samarinda hari Kamis (20/7/2023) sepekan lalu.
Menanggapi hal tersebut, kepada awak media adakah.id. Pimpinan Hubungan Korporasi Bank Kaltimtara, Kenda Satya menjelaskan sudah menyiapkan press release. Hanya saja belum bisa disebar, sebab masih harus menunggu konfirmasi pihak terkait.
“Akan disampaikan setelah dikonfirmasi kembali, apakah boleh atau tidak untuk disebarkan,” kata Kenda Satya saat ditemui di Ruang Rapat I, Gedung BPD Kaltim-Tara, Jalan Sudirman, Samarinda pada Jumat siang (28/7/2023).
Lanjut Kenda menyebutkan, apa yang pihaknya lakukan dan apa yang menjadi permintaan pemkot, pemerintah kabupaten (Pemkab) dan pemerintah Provinsi (Pemprov) yang menjadi bagian mitra Bank Kaltim-tara.
“Yang perlu dipahami Bank Kaltimtara ini adalah bank milik Pemkot, Pemkab dan Pemprov,” katanya.
Bank Kaltimtara juga berencana untuk melakukan konferensi pers, hanya saja ada perjalanan dinas dari pihak terkait, sehingga hal tersebut tertunda.
“Tapi kita tunggu arahan Pak Wali kedepannya bagaimana,” katanya lagi.
Ditambahnya lagi, dari pertemuan sebelumnya ada beberapa catatan untuk Bank Kaltimtara akan tetapi semua telah dipenuhi.
“Itu saja yang bisa saya sampaikan sementara ini,” ucapnya.
Ia menyebut, pada pertemuan terakhir Pemkot Samarinda dan Bank Kaltimtara yang digelar secara tertutup itu merupakan arahan pemegang saham.
“Saya akan berikan releasenya nanti setelah dapat izin,” terangnya.
Dia menyebut, dari release tersebut akan menjawab apa yang menjadi arahan Pemkot Samarinda ke Bank Kaltimtara dan kemungkinan akan dilakukan pertemuan pada minggu depan, menunggu Wali Kota Samarinda Andi Harun datang dari perjalanan dinas.
“Bank Kaltimtara sebagai milik dari Pemda, kami juga harus mengikuti arahan yang diberikan beliau, dan kami tak mau mendahului. Kami dapat arahan dan perintah, kami harus laksanakan,” tandasnya. (Hae/Joy)
