Cara Ajukan Pinjaman Rp10 Juta Pegadaian Syariah Samarinda

Tim Gaspol Pegadaian Syariah Samarinda sedang menjelaskan kemudahan pinjaman dan tata cara pengajuan KUR.
Caption: Tim Gaspol Pegadaian Syariah Samarinda sedang menjelaskan kemudahan pinjaman dan tata cara pengajuan KUR.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ingin mencari pinjaman modal untuk mengembangkan usahanya, tak lagi susah. Sebab Pegadaian Syariah Cabang Samarinda akan memberi pinjaman modal, tanpa persyaratan yang rumit dan dengan bunga yang sangat rendah.

Hermidan Selaku Manajer Non Gadai Pegadaian Syariah Pasar Merdeka Samarinda menjelaskan bahwa, Pegadaian Syariah Samarinda outletnya telah ada di beberapa titik.

“Nasabah bisa langsung mendatangi otlet terdekat, untuk proses pencairannya maksimal 3 hari, ” katanya.

Adapun persyaratan yang harus di penuhi yakni, foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami – istri, foto copy Kartu Keluarga (KK), foto copy surat nikah, surat keterangan usaha (asli), memiliki rumah tinggal tetap (dibuktikan dengan PBB atau SHM/SHGB), surat keterangan domisili (jika alamat berbeda dengan KTP), foto copy rekening listrik/telp, dan dokumen tambahan (bila diperlukan).

Pinjaman KUR muali dari Rp1 juta sampai Rp10 juta, dengan sewa modal hanya 0,14 per bulan, untuk pinjaman lebih perlu tambah jaminan BPKB kendaraan,” kata Hermidan.

Dari Rp10 juta nilai pinjaman, cicilan selama 1 tahun yang biasa disebut dengan bunga hanya Rp176 ribu. Berarti setiap bulannya hanya Rp14 ribu.

Untuk jaminan BPKB sepeda motor ataupun mobil, tahun tidaklah jadi patokan, kondisi unit juga jadi penilaian. Sementara itu usia kendaraan yang dapat dijadikan jaminan, mobil 25 tahun dan motor 15 tahun.

“Ini cicilannya ringan sekali, soalnya ini kan program pemerintah. Untuk pengusaha kecil sangat membantu.” pungkas Herminda.

Sementara itu Kepala Pegadaian Syariah Cabang Samarinda, Muhammad Taufik menerangkan program ini merupakan dukungan bagi pelaku UMKM. Karena harus diakui ditengah terpaan krisis sektor UMKM terbukti tetap tangguh dan paling menonjol.

“Asal pengusaha bisa disiplin untuk pengambilannya, insya Allah usahanya tambah lancar,” harap Taufik.

Bagi pelaku UMKM yang mengkuti program ini, dan selesai melunasi. Berikutnya akan dibantu membuka tabungan emas. Dengan demikian masyarakat bisa memiliki emas. 

“Sepuluh ribu dapat mas, itu 0,01 gram. Jadi semua masyarkat itu bisa memiliki emas, akhirnya kan negara juga banyak memiliki simpanan emasnya. Secara naisonal di tempat kami se-Indonesia itu sudah 8 Ton,” pungkasnya. 

(HAE)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+