ADAKAH.ID, SAMARINDA – Menjelang hari raya Idul Fitri 1444H tahun 2023, ribuan warga asal pulau Sulawesi memilih mudik lebih cepat. Sebabnya agar terhindar dari padatnya arus mudik lebaran.
Dalam pantauan media ini, arus mudik melalui jalur laut di Pelabuhan Samarinda, pada Rabu (12/4/2023) masih tampak longgar.
Diketahui penumpang mudik KM Cattleya Express tujuan Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mencapai 1.245 orang. Jumlah tersebut lebih banyak dari pemudik di hari biasa.
Sigit (28), salah seorang penumpang tujuan Kota Pare-Pare mengatakan ia sengakatan sengaja pulang ke kampung halaman lebih awal agar tidak terjebak kepadatan arus mudik lebaran.
Menurutnya saat ini waktu yang tepat untuk mudik karena penumpang belum membludak. “Mudik sekarang, agar lebih cepat tiba di kampung halaman,” ujar Sigit.
Sementara itu, Kepala Seksi Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) KSOP Samarinda, M Ridha menuturkan kondisi arus mudik di hari ke-21 Ramadhan masih normal.
Ridha mengakui memang terjadi lonjakan penumpang pada momen menjelang lebaran Idul Fitri. “Ada Lonjakan dari hari biasa yang hanya 600 orang, sekarang mencapai 1.245,” terang Ridha saat ditemui di posko mudik pelabuhan.
“Dibanding tahun lalu, hingga hari ini masih normal, karena (penumpang) belum memenuhi kapasitas kapal.” imbuhnya.
Disinggung mengenai puncak arus mudik tahun 2023 ini, Ridha memprediksi akan terjadi seminggu sebelum lebaran Idul Fitri. Tepatnya diperkirakan terjadi pada tanggal 16 hingga 20 April mendatang.
“Karena memang 20 April itu jadwal terakhir kapal tujuan kota Parepare.” jelasnya.
(Sam)
