ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pemkab Kutai Barat (Kubar) akan memfokuskan tahun anggaran 2023 untuk serius dalam pelaksanaan Lima Program Tuntas 2023 mendatang berupa pembangunan infrastruktur dan konektivitas jalan antarwilayah pinggiran.
Pertama, jalan ke Kampung Intu Lingau Kecamatan Nyuatan.
“Sekarang ini, jalan menuju Kampung Intu Lingau ditempuh tidak sampai satu jam. Dulu, kami berdua dengan Edyanto Arkan sebelum menjabat sebagai bupati dan wabup Kubar, bisa dua hari baru sampai,” kata Bupati Kubar FX Yapan.
Bupati mengemukakan ini pada pembukaan Festival “Gemeoh” Siam Ultimah (Muara Siam-Ulaq Telinga Matu) Pesisir Mahakam Kecamatan Melak 2022 di Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Senin (3/10/2022).
Kemudian, kedua, jalan ke Kampung Besiq Kecamatan Damai. Ketiga, jalan dari Penyinggahan ke Muara Pahu dan Kampung Tanjung Isuy Kecamatan Jempang. Keempat, jalan dari Muara Pahu ke Siluq Ngurai. Terakhir kelima, jalan ke Kampung Muara Kedang Kecamatan Bongan.
Menurut Bupati, infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
Keberadaan infrastruktur yang memadai sangat diperlukan dan menjadi bagian yang sangat penting dalam sistem pelayanan masyarakat.
Peningkatan pembangunan infrastruktur dasar publik yang semakin merata ke seluruh wilayah Kubar, masih menjadi prioritas.
“Hal ini diharapkan mampu menjadi salah satu pendukung suksesnya pembangunan dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pemkab terus mengupayakan pembangunan di setiap kampung yang bersifat infrastruktur umum, sehingga dapat menunjang aktivitas masyarakat ke depannya.
Di antaranya, beraktivitas sehari-hari seperti bekerja, bersekolah dan menjual hasil bumi seperti sayur-mayur, ikan dan lainnya.
“Hal inilah wujud nyata kerja pemerintah, guna mengupayakan pemerataan kesejahteraan masyarakat dan berdasarkan pada kebutuhan masyarakat itu sendiri, bukan kepentingan pribadi atau golongan,” tegasnya.
(Adv/Kominfo Kaltim/*/Sam)
