ADAKAH.ID, SAMARINDA – Menjadi aktivis kampus selalu dicap tidak akan lulus tepat waktu bahkan tidak lulus alias drop out.
Pasalnya, banyak mahasiswa/i yang aktif organisasi lulus hingga mancapai batas waktu yakni, 7 tahun. Sehingga tak jarang membuat mahasiswa/i memilih untuk sekedar kuliah pulang (kupu-kupu).
Faktanya, dunia kerja membutuhkan kecerdasan dan keterampilan. Hal itu menuntut lulusan universitas memiliki nilai yang baik serta pengalaman yang memadai. Selain itu, lingkungan sosial membutuhkan lulusan yang mampu memecahkan persoalan riil sehari-hari dengan cermat.
Monalisa, mahasiswi Program studi (Prodi) Pembangunan Sosial Universitas Mulawarman. selain kuliah, ia juga mengasah diri dalam organisasi kampusnya. Bukan sekedar aktif, ia membuat target tersendiri agar memotivasi dirinya. Salah satunya target lulus tepat 3,5 tahun.
Sebab, sebuah prestasi umum dapat lulus kuliah dengan cepat dan tentunya, meringankan beban orangtua.
“Sejak maba aku memang ingin jadi anak kuliahan sambil berorganisasi. Dari awal aku mikir, gimana aku manajemen waktu dengan baik dan benar”, ucap Mona sapaannya, Minggu (26/12/2021).
Untuk mencapai targetnya, Menteri Kajian Strategis BEM FISIPOL UNMUL periode 2020-2021 itu punya 5 tips agar memotivasi dirinya dan kawan – kawan semua tetap aktif kuliah tanpa ragu menjadi aktivis kampus.
- Membuat list kegiatan dan tentukan skala prioritasnya;
Langkah pertama ini, menurut Mona agar kamu mengetahui semua kegiatan selama seminggu dan melakukan manajemen waktu yang baik dan benar.
Memanajemen waktu bukanlah hal gampang, seperti menyeruput kopi di kantin saat menunggu jam kuliah selanjutnya. Sering sekali hal ini diremehkan sehingga kebanyakan mahasiswa/i memiliki jadwal harian yang berantakan.
“Jadi aku buat list itu untuk satu minggu kedepan. Aku selalu listing kegiatan perkualiahanku itu apa aja, misalnya UAS, UTS, Kerja Kelompok, dan lain – lain. Terus, kegiatan organisasiku apa aja, misalnya rapat, bikin konten, advokasi,” tuturnya.
Lanjut perempuan asal Kota Balikpapan itu, kamu sebaiknya menentukan skala prioritas dari list yang sudah kamu susun. Sehingga kamu dapat menyeimbangkan antara perkuliahan dan kegiatan organisasi. Hal itu untuk mengihindari dominasi diantara salah satunya.
- Cermat dalam memilih organisasi;
Memilih organisasi memang tidak boleh asal, seperti kamu memilih dia yang, padahal dia hanya ingin memainkan perasaanmu. Loh hehe.
Di setiap kampus, pasti ada organisasi kampus seperti himpunan program studi, hingga unit kegiatan mahasiswa sesuai hobi. Tips dalam memilih organisasi menurut Mona yakni harus sejalan dengan program studi kamu.
“Aku dari prodi Pembangunan Sosial, jadi aku memilih organisasi yang memang relevan dan berkaitan dengan program studiku. Contohnya aku bergabung dengan Kelompok Belajar Anak Muda, yang sejalan dengan program studiku.” ungkapnya.
- Hindari menunda-nunda pekerjaan;
Menunda adalah hal yang kerap dilakukan karena ada hal lain yang mesti dilakukan. Fokus pada pekerjaan adalah kunci utamanya.
“Aku selalu menanamkan bahwa jangan sampe menunda pekerjaan”, tegasnya
Dengan list kegiatan beserta skala prioritasnya, sebisa mungkin haruslah dikerjakan. Hindari menunda-nunda. Pasalnya, jika ada satu yang tertunda maka itu akan merusak penjadwalan yang telah kamu rencanakan.
- Buatlah target pencapaian;
Agar kamu tetap berada dalam rencana dan selalu ingin menepatinya. Sebaiknya selalu membuat target pencapaian untuk setiap hal yang kamu rencanakan.
Misalnya dalam pekuliahan, kamu ingin lulus tepat 3,5 tahun, maka tentukan target pencapain selama perkuliahan berlangsung. Seperti, kamu harus KKN di semester 6 sesuai waktu yang telah ditentukan tanpa menanggalkan kegiatan yang lain. Begitupun dengan SKS kamu sudah terpenuhi sesuai semester yang sedang kamu jalani. Jika ada yang kosong, segeralah mengambilnya.
Selanjutnya dalam organisasi, kamu juga harus menentukan target pencapaian. Misalnya, tahun pertama kamu hanya anggota biasa, di tahun selanjutnya kamu menempati posisi kepala departemen, bahkan hingga menjadi ketua organisasi.
“Jadi aku punya target pencapaian, ada motivasinya gitu, enggak hanya kuliah aja. Begitu juga dengan di organisasi juga enggak hanya ikut – ikutan program dan kegiatan aja. Harus ada pencapaian,” tandasnya
- Disiplin dan konsisten
Tips terakhir dari mahasiswa Unmul semester 5 itu mesti disiplin dan konsisten dalam menjalani semua aktivitas, sesuai rencana yang telah kamu buat. Agar tidak berantakan dan menyia-nyiakan perjuangan yang kamu lalui.
“Jadi mesti konsisten apapun itu resikonya. Pasti ada jenuhnya, banyak tantangannya, malas juga, ya memang begitu prosesnya,” tutupnya. (Sam/Yos)
