ADAKAH.ID, SAMARINDA – Jeritan para warga Perumahan di Damanhuri atas krisis air bersih di lingungannya. Krisis air bersih ini sendiri terjadi di dua Perumahan yang ada di Jalan Damanhuri, Gang Ogok, Kota Samarinda.Krisis air ini sudah menjadi bagian dari hidup mereka.
Krirsis air bersih sendiri sudah dialami para warga Perumahan Borneo Muqti 2 dan Perumahan Borneo SKM sejak sebelum lebaran kemaren hingga hari ini (15/04/2024).
“Pemerintah tolong bantu kami. Kami sudah dijanjikan air bersih yang lancar sudah lama. Namun sekarang tak kunujng ada. Kami disini hanya mengandalkan air dari danau saja,” tulis para warga Perum RT 41 Borneo Muqti 2 Samarinda di grup Relawan Kota Samarinda.
Dalam tulisan para warga Perum Borneo Muqti 2 ini juga menjelaskan kondisi sekarang yang para warga alami perihal krisisi air bersih di daerahnya.
“Kondisi sekarang air danau yang biasa menjadi sumber air bersih kami sudah mulai mengering. Kemana lagi kami mengadukan nasib kami. Kami hanya butuh air bersih untuk keluarga kami,” ungkap para warga.
Tak hanya para warga Perum Borneo Muqti 2 saja, Ami sebagai salah satu warga dari Perum Borneo SKM yang bernasib serupa terkait krisis air bersih.
“Di perumahan kami ini air dari PDAM tidak bisa naik. Jadi kami sudah terbiasa menggunakan air yang bersumber dari Danauyang sama. Yang digunakan oleh warga Perum Borneo Muqti 2,” ucap Ami saat dijumpai di sela-sela kesibukannya (15/04/2024).
Pria berbaju hem biru ini juga menambahkan bahwa mati air di kawasan Perumahan ini sudah menjadi makanan mereka sehari-hari.
“Mati air di Perumahan ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kami. Namun kami lebih khawatir apabila Danau yang menajdi sumber air utama kami mengering, kami akan kesulitan dalam penggunaan air bersih,” risaunya.
Terakhir, Ami berharapa semoga ada perhatian dan sikap tegas pemerintah Kota Samarinda dan pengembang Perumahan untuk mengatasi krisisi air bersih di kawasan Damanhuri. (Kal El)
