• ADA+
  • Video
  • KopiQuen, Coffeshop Gerobak Rasa Mewah

KopiQuen, Coffeshop Gerobak Rasa Mewah

Kopi Pinggir Kota ke-2 menjumpai Coffeshop yang unik namun rasa tak kalah dengan kedai mewah
Caption: Kopi Pinggir Kota ke-2 menjumpai Coffeshop yang unik namun rasa tak kalah dengan kedai mewah(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Bagi pengusaha kopi atau coffeeshop, tempat menjadi pertimbangan penting untuk memulai usahanya. Setidaknya, lokasi berada ditengah kota dan familiar dikunjungi masyarakat, terutama kawula muda dan para pecinta kopi.

Namun berbeda dengan coffeeshop atau tempat usaha kopi yang berjenama KopiQuen yang satu ini. Dan tentu bisa menjadi inspirasi yang lain dari biasanya. Pasalnya, sang pemilik coffeeshop yang dijumpai tim liputan Kopi Pinggir Kota (KPK) Adakah.id memilih mengahadirkan sajian kopi mewah di pinggiran jalan.

Sekilas memang membuat kita mengernyitkan dahi, ada gerobak seperti pedagang kaki lima (PKL) yang sering kita jumpai namun dimodifiasi menjadi bar coffeshop yang dapat didorong kesana-sini.

KopiQuen juga tidak main-main membuka usaha coffeeshop, sang pemiliki berani menghadirkan mesin kopi yang harganya puluhan juta rupiah.

“Umumnya kan kafe itu sewa ruko, sewa lahan yang besar, tapi itu kan butuh biaya yang ridak sedikit, jadi dari keterbatasan itu kita coba minimalisir modal dengan cara membuat gerobak,” ungkap Yudi pimilik KopiQuen kepada tim liputan Kopi Pinggir Kota (KPK) Adakah.id.

Meskipun hadir dengan kondep gerobak, KopiQuen memiliki banyak menu. Mulai dari kopi dan nonkopi. Yudi membeberkan dirinya menghadirkan 30 lebib menu yang ditawarkan kepada para konsumen.

Untuk menu signature KopiQuen sendiri ada tiga. Di antaranya King Afogato, Fresh Coffee Tonic, dan Coffee Lime.

Selain biaya usaha yang berkisar murah, Yudi juga menjelaskan KopiQuen membuka diri apabila ada ajang atau kegiatan yang meminta hadir dan menyajikan kopi dan minuman lainnya. Ia menegaskan itu salah satu kelebihan dari konsep gerobak yang ia pilih.

“Boleh kalau mau panggil kita. Waktu itu kita sempat diajak salah satu pecinta motor dalam kegiatan jambore nasional,” ujar Yudi.

Sebagai informasi, Kopi Pinggir Kota adalah wawancara dengan UMKM yang berada di pinggir pusat Kota Samarinda, Episode KPK Samarinda kali ini bersama UMKM Kopi Quen Street Coffee yang bertempat di Jl. Kemakmuran, Sungai Pinang Dalam, Kota Samarinda.

Patokannya di sebelah Dealer Honda. Bagaimana UMKM pinggir kota mampu bertahan dengan persaingan dagang yang masif di tengah kota, namun mereka tetap mampu bersaing walau tidak berada di tengah pusat perkotaan Samarinda. (Tim Liputan Kopi Pinggir Kota/KPK/Adakah.id)

.

MASUKAN KATA KUNCI