ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dalam semarak persiapan Idul Fitri 1445 H, Disperindag Kukar mengambil langkah proaktif dengan berkolaborasi dalam Bazar TNI 2024. Acara yang diselenggarakan oleh Kodim 0906 Kukar pada Selasa (2/4/2024) ini, merupakan bagian dari upaya nasional untuk memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang hari raya.
Di Halaman Kodim 0906 Kukar, bazar ini menyajikan suasana yang berbeda. Terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, bazar ini menawarkan bahan pokok dengan harga yang sangat terjangkau. Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, menyampaikan apresiasi mendalam atas kerjasama dengan Bulog yang telah berhasil menyediakan 5 ton bahan pokok esensial seperti beras, tepung, gula pasir, dan minyak goreng dengan rentang harga Rp 12.000 hingga Rp 52.000.
“Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Fathullah.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga dapat merayakan Idul Fitri dengan sukacita tanpa dibebani oleh harga sembako yang melonjak,” imbuhnya.
Bazar ini juga mendapat dukungan penuh dari Bupati Kukar, yang telah mengalokasikan dana sebesar Rp 2,5 miliar untuk subsidi ongkos angkut dalam rangka operasi pasar. Langkah ini diharapkan tidak hanya menstabilkan harga di pasar lokal tetapi juga sebagai upaya pengendalian inflasi yang efektif.
Disperindag Kukar berharap dapat memberikan dampak yang signifikan dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menunjukkan bahwa sinergi antarlembaga dapat menghasilkan solusi konkret bagi tantangan sosial ekonomi yang dihadapi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya terbatas pada momen Idul Fitri atau di Kodim 0906 Kukar saja. Kami ingin ini menjadi tradisi yang berkelanjutan, yang dapat diadopsi oleh daerah-daerah lain di Indonesia,” tambah Fathullah.
(ADV/HI)
Festival ini menyuguhkan pameran seni lukis dan kaligrafi yang memukau, lomba baca Al-Quran yang menggugah jiwa, serta talkshow yang memperkaya wawasan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ekspresi kreatif tetapi juga peningkatan spiritualitas di bulan Ramadan.
Acara penutupan FKPR I diwarnai dengan lelang karya seni yang menghasilkan dana untuk amal, penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba, dan buka puasa bersama yang mempererat tali persaudaraan.
M Faruq, ketua panitia, menyampaikan rasa terima kasih kepada Dispora atas dukungan penuhnya. “Kami optimis, FKPR I akan menjadi batu loncatan untuk event-event berikutnya yang akan semakin memajukan ekonomi dan komunitas lokal,” ucap Faruq.
Dafip Hariyanto, Asisten III Bidang Administrasi Umum Kukar, menekankan pentingnya FKPR I dalam mewujudkan Visi dan Misi Kukar Idaman. “Ini adalah langkah nyata kita dalam membangun generasi muda yang berakhlak dan berbudaya,” tutur Dafip.
FKPR I tidak hanya menjadi ajang perayaan tetapi juga platform bagi pemuda untuk mengembangkan potensi diri. Diharapkan, festival ini akan terus berlanjut sebagai event tahunan yang memperkuat identitas dan ekonomi lokal.
Melalui FKPR I, pemerintah Kukar menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan pemuda yang holistik, menggabungkan aspek iman, taqwa, dan kreativitas. Festival ini diharapkan menjadi tonggak sejarah dalam perjalanan Tenggarong menuju masa depan yang lebih cerah.
(ADV/HI)
