ADAKAH.ID, SAMARINDA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim Rusdiansyah Aras berharap agar setidaknya Kontingen Panahan Kaltim bisa mendapatkan 1 medali emas di ajang Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) di Bogor Akhir November mendatang.
Target tersebut ditambahkan Ketua Pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltim, Sutomo Jabir.
Hal ini disampaikan usai acara Pelepasan 24 atlet panahan Kaltim di Kantor KONI Kaltim, Kamis (9/11/2023).
Sutomo Jabir menyatakan, pihaknya meminta para atletnya untuk fokus mendapatkan kemenangan sebanyak-banyaknya. Bahkan, ia memproyeksikan atletnya bisa mendapatkan 2 medali emas.
“Jelas indikatornya medali. Targetnya yang menjadi acuan itu emas kalau perak perunggu itu ngikut. Ketua KONI tadi 1 target emas kalau saya melihat potensi 2 emas bisa,”tegasnya.
Hasil tersebut diyakininya bisa tembus, sebab melalui 2 kali tahapan seleksi tentu saja baginya bisa menurunkan pemanah yang berkualitas dan potensial.
“Menurut kita sudah melakukan seleksi yang ketat dari tahap 1 tahap 2 kita lakukan sehingga kita harapkan semua yang lolos ini berpotensi medapatkan medali,” katanya.
Lebih lanjut, Sutomo Jabir juga menerangkan bahwa atlet yang diberangkatkan ini di dominasi oleh atlet-atlet baru yang perdana ikut ke Pra PON.
Sementara untuk pemanah senior lainnya yang memiliki jam terbang lebih tidak lolos pada tahapan selekprov yang digelar beberapa bulan lalu.
“Peserta kita banyak wajah baru bahkan wajah lama yang ikut di PON Papua yang dapat medali saya lihat tidak lolos seleksi saya sampai tanya binpres padahal dia banyak jam terbangnya kemudian kemampuan pasti bagus,” katanya Sutomo menjelaskan.
Kendati demikian, Ia bersama pengurus lainnya yakin dengan atlet-atlet yang diberangkatkan ini mampu memenuhi keinginan serta target yang diharapkan .
“Saya pikir atlet yang lolos itu punya kualitas yang hampir sama merata dan ini merata dari kabupaten kota mulai dari Paser dan dari semua kabupaten kota ada semua perwakilan kalau dulu hanya Samarinda, Balikpapan, Kukar, dan Kutim,”tutupnya.(ADV)
