ADAKAH.ID, SAMARINDA – Denny Prasetyawan, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kaltim yang baru saja terpilih untuk periode 2024-2028, siap menjalankan sejumlah program unggulan.
Peningkatakan kualitas atlet dan pelatih di 10 kabupaten/kota se-Kaltim, dan menyiapkan pendanaan abadi bagi para atlet berprestasi, menjadi sebagian program yang hendak digulirkannya nanti.
“Demi kecintaan saya pada kempo dan amanah baru sebagai ketua, saya ingin memajukan kempo di Kaltim,” kelakarnya usai Musyawarah Persaudaraan Shorinji Kempo (Muperprov).
“Saya harap, kempo bukan hanya milik Samarinda dan Kukar, tapi juga merata di 10 kabupaten dan kota,” ungkapnya lagi.
Denny tak hanya ingin mempertahankan sederet prestasi cabang olahraga (cabor) kempo. Seperti pada laga PON 2021 di Papua, yang mana Kenshin Kaltim membawa pulang 4 medali emas, 2 perak, dan perunggu.
Lalu, pada babak kualifikasi (BK) PON tahun 2023 ini, skuad Kempo Kaltim mampu menduduki posisi kedua, dengan meraih 4 medali emas, 4 perak, dan 3 perunggu.
Setali tiga uang, Denny getol mendorong kualitas cabor tersebut meroket. Terutama pada PON XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara mendatang.
“Mempertahankannya tentu jadi tantangan buat kami dan pasti akan lebih sulit dibandingkan merebut,” ujar Denny.
Rencana 100 Hari Kerja
Denny akan berkeliling 10 kabupaten/kota di Kaltim. Untuk melakukan konsolidasi, meminta masukan terkait kendala yang terjadi di daerah.
“Kumpul lagi untuk menyusun program kerja, mengatasi permasalah yang ada di setiap kabupaten kota. Kami juga akan lebih sering mengadakan latihan gabungan keliling 10 kabupaten/kota agar kekuatan kempo merata di Kaltim,” katanya.
Selain menilik permasalahan di daerah, Denny mendorong setiap pengcab dan pengkot untuk mengirimkan kader terbaiknya terlibat membantu kepengurusan kempo di internal provinsi.
“Karena kita akan menjadikan kempo sebagai perkumpulan olahraga yang solid, independen, berwibawa, profesional dan menjunjung tinggi napas shorinji kempo. Kemudian juga kita ingin menjadikan kempo sebagai olahraga yang berprestasi baik ditingkat nasional maupun internasional,” harap Denny.
Denny juga meminta agar para kenshin bisa fokus pada latihan dan menjaga kualitas mereka.
“Berlatih, berlatih dan terus berlatih,” tegas Denny.
“Kalau terkait kesejahteraan itu percayakan kepada kami. Sekarang saya yakinkan atlet untuk fokus berlatih, kalau nantinya kamu berprestasi, soal kesejahteraan dan pekerjaan kalian jangan takut itu menjadi tanggungjawab dan jaminan kami para pengurus,” tekannya.
Denny akan menjalankan program dana abadi, sebagai salah satu langkah kesejahteraan Khensin. Ia akan menggalang dana dan membuat cadangan keuangan. Sehingga kempo ada dana kas, dan tidak selalu bergantung dengan APBD.
“Kalau APBD macet, kami bisa gunakan kas itu sebagai dana talangan. Saya inisiasi pertama dengan Rp100 juta dan semoga bisa disusul oleh pengurus lainnya. Kemudian membuka jaringan ke perusahaan di Kaltim untuk menjadi bapak angkat di kempo. ,” pungkasnya.
Pesan Mantan Ketua Perkemi Kaltim
Sementara itu, Ketua Perkemi Kaltim yang telah demisioner, Iskandar berpesan kepada Denny, agar terus berkomitmen dalam pembangunan prestasi shorinji Kempo.
“Ia (Denny) sudah mengikuti berbagai kegiatan, termasuk BK PON dan Pomnas (pekan olahraga mahasiswa nasional). Jadi ia sudah paham dengan pola organisasi ini,” ucap Iskandar.
Harapan agar kempo dapat mempertahankan prestasi juga disampaikan Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras. Ia hadir sekaligus membuka muperprov yang dilaksanakan Perkemi Kaltim.
“Shorinji kempo Kaltim sudah membuktikan komitmennya dalam berprestasi, terutama sejak PON 2021 di Papua. Karena itu, Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dicapai selama ini,” ungkapnya.
(HAE/HI)
