ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Perputaran uang di Lorong Pasar Ramadan Tenggarong diperkirakan meningkat tajam tahun ini. Pasar ini dibuka Sabtu (1/3/2025) di gerbang Masjid Agung Sultan A.M. oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah.
Camat Tenggarong, Sukono, menargetkan nilai transaksi selama Ramadan mencapai Rp40 miliar. “Alhamdulillah, kalau kita melihat di lapangan, hampir 90 persen jajanan yang dijajakan oleh pedagang habis terjual,” kata Sukono, Rabu (19/3/2025).
Pasar Ramadan tak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata kuliner dan ruang sosial warga. Pemkab Kukar mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan sektor UMKM.
Berdasarkan catatan tahun lalu, perputaran uang di pasar ini berkisar Rp20-30 miliar. Tahun ini, angka itu diprediksi naik seiring bertambahnya pengunjung dan pedagang.
Memasuki tahun ketiga, Lorong Pasar Ramadan menjadi daya tarik utama warga Kukar. Berlokasi di depan Masjid Agung Sultan Sulaiman, kawasan ini menawarkan jajanan berbuka dan produk kreatif seperti manik-manik, kain tradisional, dan pakaian.
Ada lebih dari 100 pedagang yang tersebar di tiga titik: Jalan Monumen Barat dan Dewantara (63 pedagang), Jalan Monumen Timur (20 tenda), dan Jalan Panjaitan (20 pedagang).
“Soal tenda itu urusan kelompok masing-masing. Kami hanya menyiapkan lokasi yang tertata rapi,” ujar Sukono.
Pasar ini memberi peluang besar bagi UMKM. “Alhamdulillah, omzet saya bisa naik dua kali lipat,” kata Siti, pedagang kue tradisional. (adv/diskominfokukar/o)
