ADAKAH.ID, SAMARINDA – KNPI Kaltim di bawah kepemimpinan Arif Rahman dan Romadhony tegaskan bukan KNPI abal – abal.
Komentar itu muncul setelah KNPI kubu lainnya melaksanakan Musda di kabupaten Kutim, Sangatta, Kaltim.
Kendati begitu, Sekretaris KNPI Kaltim, Romadhony Putra Pratama mengatakan pihaknya mempersilahkan pihak manapun yang melaksanakan musda di daerah di luar kepengurusannya saat ini. Namun perlu diingat bahwa kepengurusannya di Kaltim hingga turunannya di daerah – daerah sah dan legal.
“Perlu diketahui oleh masyarakat, kami satu – satunya DPD KNPI Provinsi yang melaksanakan musda, artinya jelas, prosedur dan administrasi keorganisasian kami selesai, dari musda hingga turunnya sk,” ujar Dony sapaannya kepada media ini, Selasa (6/7/2021).
Dengan begitu masyarakat Kaltim bisa menilai KNPI mana yang bener – benar ingin mempersatukan pemuda – pemuda di Kaltim.
Sebelumnya Musda ke tujuh KNPI Kutim beberapa bulan lalu telah terpilih felly lung sebagai Ketua KNPI Kutim secara aklamasi.
Sekaligus menjadi ketua formatur penyusunan pengurus KNPI Kutim dan mendampingi sebagai Sekretaris Kahirudi dan Sofyan sebagai Bendahara.
Pelaksanaan Musda langsung di buka bupati kutim, hadir juga Wakil bupati, Kapolres Kutim, Dandim dan beberapa opd pemkab Kutim yang mana Musda ini lah yang diakui pemkab Kutim.
“Artinya kami bukan KNPI warung kopi yang nongkrong, cerita – cerita lalu ujuk – ujuk dapat sk dari pusat tanpa melaksanakan musda terlebih dahulu. Masyarakat sudah pintar lah menilai mana yang benar,” imbuh pria yang juga anggota DPRD Kaltim tersebut.
Sebagai informasi, KNPI Kaltim yang saat ini dinisiasinya adalah KNPI turunan dari hasil kongres Bogor ke XV. (*)
